[Info] 121221 Menyaksikan Teater Bunga Jepang

Bicara soal kebudayaan di Jepang, tentu tak akan pernah ada habisnya. Jepang memang terkenal sebagai negara yang memiliki kekayaan adat dan tradisi. Keadaan tersebut tentu sangat memanjakan kalangan turis asing yang biasanya selalu ingin tahu ihwal kebudayaan dan keunikan tradisi yang ada disuatu negara yang dikunjunginya.

 

Di Jepang, salah satunya, ada yang disebut dengan Teater Boneka Jepang atau yang lebih dikenal dengan Bunraku. Bunraku ini tak terpisahkan dari aspek budaya Jepang. Bunraku tak hanya menjadi instrumen hiburan bagi kalangan masyarakat Jepang saja, melainkan juga bagi beberapa negara lainnya di dunia. Tradisi Bunraku sendiri telah ada sejak tahun 1600 silam. Tradisi boneka di Jepang banyak menceritakan masa lalu ketika boneka digunakan dalam ritual di kuil untuk menceritakan aneka kisah kepahlawan dan juga tragedi. Anda yang penasaran dengan Bunraku bisa mendatangi pertunjukan-pertunjukan Bunraku ketika mengunjungi Negeri Sakura ini.

Tradisi Bunraku ini mengalami perkembangannya yang pesat pada abad ke-17 dimana kala itu banyak muncul pedagang Jepang yang bosan dengan bentuk hiburan yang ada dan hendak mencari bentuk hiburan yang baru. Maka, dalam rangka memuaskan kehausan hiburan tersebut, kemudian dibentuklah kelompok-kelompok pementasan boneka yang berada di beberapa kota penting di Jepang semisal Tokyo, Osaka maupun Kyoto. Dan mulai saat itulah, teater boneka telah masuk dalam ranah komersial. Teater pertamanya dilaksanakan pada akhir abad keenam belas yang dilakukan oleh Takemoto Gidayu, di Osaka. Takemoto Gidayu ini berkolaborasi dengan Chikamatsu Monzaemon yang merupakan penulis drama dalam pementasan cerita teater boneka kala itu.

Maka segera pasca itu, teater boneka kemudian banyak dibentuk dan diantara para pelaku bisnis ini seolah memasuki medan perangnya. Dan revolusi besar pernah tejadi pada tahun 1703 ketika untuk pertama kalinya para penonton bisa melihat dalang yang memainkan boneka tersebut terlihat secara penuh. Hal tersebut kemudian diikuti oleh para pelantun dan pemain samisen yang juga terlihat secara penuh oleh para penonton. Semakin kesini pertunjukkan teater boneka semakin berkembang dimana desain boneka juga sudah cukup canggih, misalnya mata dan tangannya bisa bergerak. Kini, Bunraku kembali dihidupkan lagi pada abad ke-19 dan penonton lokal maupun asing bisa sama-sama menyaksikannya.

Selamat Menyaksikan!

SOURCE : jepang.panduanwisata.com

SHARED BY : MICHAN

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s